Tampilkan postingan dengan label Great Stories. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Great Stories. Tampilkan semua postingan

20 Feb 2012

Anak Durhaka Dari Singapura

( Thanks to Candy Huang )
Andy Huang Blog - Sebuah Kisah Nyata dari Negeri tetangga Singapura beberapa dekade lalu yang cukup menghebohkan hingga Perdana Menteri saat itu, Lee Kwan Yew senior turun tangan dan mengeluarkan dekrit tentang orang lansia di Singapura.

Dikisahkan ada orang kaya raya di sana mantan Pengusaha sukses yang mengundurkan diri dari dinia bisnis ketika istrinya meninggal dunia. Jadilah ia single parent yang berusaha membesarkan dan mendidik dengan baik anak laki-laki satu-satunya hingga mampu mandiri dan menjadi seorang Sarjana.

Kemudian setelah anak tunggalnya tersebut menikah, ia minta ijin kepada ayahnya untuk tinggal bersama di Apartemen Ayahnya yang mewah dan besar. Dan ayahnya pun dengan senang hati mengijinkan anak menantunya tinggal bersama-sama dengannya. Terbayang dibenak orangtua tersebut bahwa apartemen nya yang luas dan mewah tersebut tidak akan sepi, terlebih jika ia mempunya cucu. Betapa bahagianya hati bapak tersebut bisa berkumpul dan membagi kebahagiaan dengan anak dan menantunya.

Pada mulanya terjadi komunikasi yang sangat baik antara Ayah-Anak-Menantu yang membuat Ayahnya yang sangat mencintai anak tunggalnya itu tersebut tanpa sedikitpun ragu-ragu mewariskankan seluruh harta kekayaan termasuk apartment yang mereka tinggali, dibaliknamakan ke anaknya itu melalui Notaris terkenal di sana.

Tahun-tahun berlalu, seperti biasa, masalah klasik dalam rumah tangga, jika anak menantu tinggal seatap dengan orang tua, entah sebab mengapa akhirnya pada suatu hari mereka bertengkar hebat yang pada akhirnya, anaknya tega mengusir sang Ayah keluar dari apartment mereka yang ia warisi dari Ayahnya.

Karena seluruh hartanya, Apartemen, Saham, Deposito, Emas dan uang tunai sudah diberikan kepada anaknya, maka mulai hari itu dia menjadi pengemis di Orchard Rd. Bayangkan, orang kaya mantan pebisnis yang cukup terkenal di Singapura tersebut, tiba-tiba menjadi pengemis!

Suatu hari, tanpa disengaja melintas mantan teman bisnisnya dulu dan memberikan sedekah, dia langsung mengenali si ayah ini dan menanyakan kepadanya, apakah ia teman bisnisnya dulu. Tentu saja, si ayah malu danmenjawab bukan, mungkin Anda salah orang, katanya. Akan tetapi temannya curiga dan yakin, bahwa orang tua yang mengemis di Orchad Road itu adalah temannya yang sudah beberapa lama tidak ada kabar beritanya. Kemudian, temannya ini mengabarkan hal ini kepada teman-temannya yang lain, dan mereka akhirnya bersama-sama mendatangi orang tersebut. Semua mantan sahabat karibnya tersebut langsung yakin bahwa pengemis tua itu adalah Mantan pebisnis kaya yang dulu mereka kenal.

Dihadapan para sahabatnya, si ayah dengan menangis tersedu-sedu, menceritakan semua kejadian yang sudah dialaminya. Maka, terjadilah kegemparan di sana, karena semua orangtua di sana merasa sangat marah terhadap anak yang sangat tidak bermoral itu.

Kegemparan berita tersebut akhirnya terdengar sampai ke telinga PM Lee Kwan Yew Senior.

PM Lee sangat marah dan langsung memanggil anak dan menantu durhaka tersebut. Mereka dimaki-maki dan dimarahi habis-habisan oleh PM Lee dan PM Lee mengatakan "Sungguh sangat memalukan bahwa di Singapura ada anak durhaka seperti kalian" .

Lalu PM Lee memanggil sang Notaris dan saat itu juga surat warisan itu dibatalkan demi hukum! Dan surat warisan yang sudah baliknama ke atas nama anaknya tersebut disobek-sobek oleh PM Lee. Sehingga semua harta milik yang sudah diwariskan tersebut kembali ke atas nama Ayahnya, bahkan sejal saat itu anak menantu itu dilarang masuk ke Apartment ayahnya.

Mr Lee Kwan Yew ini ternyata terkenal sebagai orang yang sangat berbakti kepada orangtuanya dan menghargai para lanjut usia (lansia). Sehingga, agar kejadian serupa tidak terulang lagi, Mr Lee mengeluarkan Kebijakan / Dekrit yaitu "Larangan kepada para orangtua untuk tidak mengwariskan harta bendanya kepada siapapun sebelum mereka meninggal. Kemudian, agar para lansia itu tetap dihormati dan dihargai hingga akhir hayatnya, maka dia buat Kebijakan berupa Dekrit lagi, yaitu agar semua Perusahaan Negara dan swasta di Singapura memberi pekerjaan kepada para lansia. Agar para lansia ini tidak tergantung kepada anak menantunya dan mempunyai penghasilan sendiri dan mereka sangat bangga bisa memberi angpao kepada cucu-cucunya dari hasil keringat mereka sendiri selama 1 tahun bekerja.

Anda tidak perlu heran jika Anda pergi ke Toilet di Changi Airport, Mall, Restaurant, Petugas cleaning service adalah para lansia. Jadi selain para lansia itu juga bahagia karena di usia tua mereka masih bisa bekerja, juga mereka bisa bersosialisasi dan sehat karena banyak bergerak. Satu lagi sebagaimana di negeri maju lainnya, PM Lee juga memberikan pendidikan sosial yang sangat bagus buat anak-anak dan remaja di sana, bahwa pekerjaan membersihkan toilet, meja makan diresto dsbnya itu bukan pekerjaan hina, sehingga anak-anak tsb dari kecil diajarkan untuk tahu menghargai orang yang lebih tua, siapapun mereka dan apapun profesinya.

Sebaliknya, Anak di sana dididik menjadi bijak dan terus memelihara rasa hormat dan sayang kepada orangtuanya, apapun kondisi orangtuanya.

Meskipun orangtua mereka sudah tidak sanggup duduk atau berdiri,atau mungkin sudah selamanya terbaring diatas tempat tidur, mereka harus tetap menghormatinya dengan cara merawatnya.

Mereka, warganegara Singapura seolah diingatkan oleh PM Lee agar selalu mengenang saat mereka masih balita, orangtua merekalah yang membersihkan tubuh mereka dari semua bentuk kotoran, juga yang memberi makan dan kadang menyuapinya dengan tangan mereka sendiri, dan menggendongnya kala mereka menangis meski dini hari dan merawatnya ketika mereka sakit.

Bagaimana dengan Indonesia?

Mohon share ini kepada teman-teman Anda agar menjadi pengingat kepada kita semua.

source : http://www.osserem.me/2012/02/kisah-nyata-anak-durhaka-dari-singapura.html

23 Okt 2011

Zhang Da, Kisah Seorang Anak Teladan dari Negeri China

Seorang anak di China pada 27 Januari 2006 mendapat penghargaan tinggi dari pemerintahnya karena dinyatakan telah melakukan “Perbuatan Luar Biasa”. Diantara 9 orang peraih penghargaan itu, ia merupakan satu-satunya anak kecil yang terpilih dari 1,4 milyar penduduk China.

Yang membuatnya dianggap luar biasa ternyata adalah perhatian dan pengabdian pada ayahnya, senantiasa kerja keras dan pantang menyerah, serta perilaku dan ucapannya yang menimbulkan rasa simpati.

Sejak ia berusia 10 tahun (tahun 2001) anak ini ditinggal pergi oleh ibunya yang sudah tidak tahan lagi hidup bersama suaminya yang sakit keras dan miskin. Dan sejak hari itu Zhang Da hidup dengan seorang Papa yang tidak bisa bekerja, tidak bisa berjalan, dan sakit-sakitan.

Kondisi ini memaksa seorang bocah ingusan yang waktu itu belum genap 10 tahun untuk mengambil tanggungjawab yang sangat berat. Ia harus sekolah, ia harus mencari makan untuk Papanya dan juga dirinya sendiri, ia juga harus memikirkan obat-obat yang yang pasti tidak murah untuk dia. Dalam kondisi yang seperti inilah kisah luar biasa Zhang Da dimulai.

Ia masih terlalu kecil untuk menjalankan tanggung jawab yang susah dan pahit ini. Ia adalah salah satu dari sekian banyak anak yang harus menerima kenyataan hidup yang pahit di dunia ini. Tetapi yang membuat Zhang Da berbeda adalah bahwa ia tidak menyerah.

Hidup harus terus berjalan, tapi tidak dengan melakukan kejahatan, melainkan memikul tanggungjawab untuk meneruskan kehidupannya dan Papanya. Demikian ungkapan Zhang Da ketika menghadapi utusan pemerintah yang ingin tahu apa yang dikerjakannya.

Ia mulai lembaran baru dalam hidupnya dengan terus bersekolah. Dari rumah sampai sekolah harus berjalan kaki melewati hutan kecil. Dalam perjalanan dari dan ke sekolah itulah, Ia mulai makan daun, biji-bijian dan buah-buahan yang ia temui.

Kadang juga ia menemukan sejenis jamur, atau rumput dan ia coba memakannya. Dari mencoba-coba makan itu semua, ia tahu mana yang masih bisa ditolerir oleh lidahnya dan mana yang tidak bisa ia makan.

Setelah jam pulang sekolah di siang hari dan juga sore hari, ia bergabung dengan beberapa tukang batu untuk membelah batu-batu besar dan memperoleh upah dari pekerjaan itu. Hasil kerja sebagai tukang batu ia gunakan untuk membeli beras dan obat-obatan untuk papanya.

Hidup seperti ini ia jalani selama 5 tahun tetapi badannya tetap sehat, segar dan kuat. Zhang Da merawat Papanya yang sakit sejak umur 10 tahun, ia mulai tanggungjawab untuk merawat papanya.

Ia menggendong papanya ke WC, ia menyeka dan sekali-sekali memandikan papanya, ia membeli beras dan membuat bubur, dan segala urusan papanya, semua dia kerjakan dengan rasa tanggungjawab dan kasih. Semua pekerjaan ini menjadi tanggungjawabnya sehari-hari.

Zhang Da menyuntik sendiri papanya. Obat yang mahal dan jauhnya tempat berobat membuat Zhang Da berpikir untuk menemukan cara terbaik untuk mengatasi semua ini. Sejak umur sepuluh tahun ia mulai belajar tentang obat-obatan melalui sebuah buku bekas yang ia beli.

Yang membuatnya luar biasa adalah ia belajar bagaimana seorang suster memberikan injeksi / suntikan kepada pasiennya. Setelah ia rasa mampu, ia nekat untuk menyuntik papanya sendiri. Sekarang pekerjaan menyuntik papanya sudah dilakukannya selama lebih kurang lima tahun, maka Zhang Da sudah terampil dan ahli menyuntik.

Ketika mata pejabat, pengusaha, para artis dan orang terkenal yang hadir dalam acara penganugerahan penghargaan tersebut sedang tertuju kepada Zhang Da, pembawa acara (MC) bertanya kepadanya,
"Zhang Da, sebut saja kamu mau apa, sekolah di mana, dan apa yang kamu rindukan untuk terjadi dalam hidupmu? Berapa uang yang kamu butuhkan sampai kamu selesai kuliah?

Besar nanti mau kuliah di mana, sebut saja. Pokoknya apa yang kamu idam-idamkan sebut saja, di sini ada banyak pejabat, pengusaha, dan orang terkenal yang hadir.

Saat ini juga ada ratusan juta orang yang sedang melihat kamu melalui layar televisi, mereka bisa membantumu!"

Zhang Da pun terdiam dan tidak menjawab apa-apa. MC pun berkata lagi kepadanya, "Sebut saja, mereka bisa membantumu."

Beberapa menit Zhang Da masih diam, lalu dengan suara bergetar ia pun menjawab,

"Aku mau mama kembali. Mama kembalilah ke rumah, aku bisa membantu papa, aku bisa cari makan sendiri, Mama kembalilah!"

Semua yang hadir pun spontan menitikkan air mata karena terharu. Tidak ada yang menyangka akan apa yang keluar dari bibirnya. Mengapa ia tidak minta kemudahan untuk pengobatan papanya, mengapa ia tidak minta deposito yang cukup untuk meringankan hidupnya dan sedikit bekal untuk masa depannya?

Mengapa ia tidak minta rumah kecil yang dekat dengan rumah sakit? Mengapa ia tidak minta sebuah kartu kemudahan dari pemerintah agar ketika ia membutuhkan, pasti semua akan membantunya.

Mungkin apa yang dimintanya, itulah yang paling utama bagi dirinya. Aku mau Mama kembali, sebuah ungkapan yang mungkin sudah dipendamnya sejak saat melihat mamanya pergi meninggalkan dia dan papanya.

Kisah di atas bukan saja mengharukan namun juga menimbulkan kekaguman. Seorang anak berusia 10 tahun dapat menjalankan tanggung jawab yang berat selama 5 tahun. Kesulitan hidup telah menempa anak tersebut menjadi sosok anak yang tangguh dan pantang menyerah.

Zhang Da boleh dibilang langka karena sangat berbeda dengan anak-anak modern. Saat ini banyak anak yang segala sesuatunya selalu dimudahkan oleh orang tuanya. Karena alasan sayang, orang tua selalu membantu anaknya, meskipun sang anak sudah mampu melakukannya.

Semoga memberi inspirasi.

Enhanced by Zemanta

14 Mar 2011

Gembel Paling Tenar Di China

Siapa yang mengira seorang gembel jalanan bakal menjadi sangat populer dan menjadi trend bagi banyak remaja terutama para netter di daratan Cina, Hongkong hingga Jepang. Berjalan dengan langkah teratur dan penuh percaya diri serta tatapan yang cool menjadikan tuna wisma pria yang berusia 35 tahun menyandang gelar pria paling keren di Cina saat ini.

Penampilan Xilige (sebelah kiri) disamakan dengan model model yang memperagakan rancangan rumah model kelas dunia.

Coba anda perhatikan fotonya,  seakan sosok model yang sedang memperagakan busana di catwalk. Menurut harian What’s on Xiamen yang dikutip ruanghati.com, menceritakan pria yang bernama Xilige atau sekarang lebih dikenal dengan panggilan “brother sharp” ini fotonya diposting ke internet  di sebuah forum web setempat, dan sejak itu banyak sekali para netter dari seluruh negeri bersimpati hingga banyak netter yang memberikan beberapa pakaian dan mantel mewah padanya.

Inilah sosok Xilige yang lebih dikenal dengan Brother Sharp yang kini jadi idola para netter di Cina

Salah satu situs  Oriental Hotline di Ningbo menyiarkan video tentang  wawancara dan sosok “brother sharp”. Namun didepan kamera pria separuh baya ini gemetar dan gugup menatap kamera. Brother Sharp sering terlihat di jalan jalan di kota pelabuhan  Ningbao propinsi Zhejiang , namanya juga orang jalanan. Namun penampilan dan wajah “brother sharp” dianggap sangat  modis dan cool oleh banyak netter. Walau sebelumnya Xilige sempat agak  tertekan hingga memakai baju baju wanita.

Mereka, para netter  mengatakan hidung dan mulut Xilige  mirip aktor Andy Lau, wajahnya mirip model dan aktor Jepang Mizushima Hiro dan gayanya menyerupai bintang film Mandarin Tony Leung. Singkat cerita sosoknya menjadi sangat populer dan menjadi Hot trit (Hot Threat) di forum forum web yang ada di Cina , Hongkong dan Taiwan bahkan sampai ke Jepang.  Hingga akhirnya kepopulerannya membuat pemerintah setempat juga simpati dan menawarkan Brother Sharp untuk tinggal di sebuah wisma penampungan tunawisma, namun dia menolaknya hingga menangis.


Walaupun bagi Brother Sharp penampilannya dianggap biasa namun bagi orang lain dianggap cool dan layak disamakan dengan penampilan model terkenal.

Fenomena tenarnya Brother Sharp bahkan selalu dikaitkan dengan penampilan para model di catwalk,  salah satu penampilannya di foto pun disamakan dengan sosok desain terbaru musim dingin koleksi rumah model terkenal  D & G (Dolce & Gabbana) seolah para model yang memperagakan desain koleksi-koleksi  rumah model tersebut meniru gaya Xilige.

Nasib memang merupakan salah satu misteri hidup karena hanya Tuhanlah yang mengetahuinya manusia hanya menjalani dan berusaha. Roda kehidupan yang misteri tersebut selalu berputar tidak selalu yang berada di bawah terus dibawah, demikian juga sebaliknya.

22 Des 2010

Pengorbanan Seorang Ibu

Jalannya sudah tertatih-tatih, karena usianya sudah lebih dari 70 tahun, sehingga kalau tidak perlu sekali, jarang ia bisa dan mau keluar rumah. Walaupun ia mempunyai seorang anak perempuan, ia harus tinggal di rumah jompo, karena kehadirannya tidak di inginkan. Masih teringat olehnya, betapa berat penderitaannya ketika akan melahirkan putrinya tersebut.

Ayah dari anak tersebut minggat setelah menghamilinya tanpa mau bertanggung jawab atas perbuatannya. Di samping itu keluarganya menuntut agar ia menggugurkan bayi yang belum di lahirkan, karena keluarganya merasa malu mempunyai seorang putri yang hamil sebelum nikah, tetapi ia tetap mempertahankannya, oleh sebab itu ia diusir dari rumah orang tuanya.

Selain aib yang harus di tanggung, ia pun harus bekerja berat di pabrik untuk membiayai hidupnya. Ketika ia melahirkan putrinya, tidak ada seorang pun yang mendampinginya. Ia tidak mendapatkan kecupan manis maupun ucapan selamat dari siapapun juga, yang ia dapatkan hanya cemohan, karena telah melahirkan seorang bayi haram tanpa bapak.

Walaupun demikian ia merasa bahagia sekali atas berkat yang didapatkannya dari Tuhan di mana ia telah dikaruniakan seorang putri. Ia berjanji akan memberikan seluruh kasih sayang yang ia miliki hanya untuk putrinya seorang, oleh sebab itulah putrinya diberi nama Love - Kasih.

Siang ia harus bekerja berat di pabrik dan di waktu malam hari ia harus menjahit sampai jauh malam, karena itu merupakan penghasilan tambahan yang ia bisa dapatkan. Terkadang ia harus menjahit sampai jam 2 pagi, tidur lebih dari 4 jam sehari itu adalah sesuatu kemewahan yang tidak pernah ia dapatkan.

Bahkan Sabtu Minggu pun ia masih bekerja menjadi pelayan restaurant. Ini ia lakukan semua agar ia bisa membiayai kehidupan maupun biaya sekolah putrinya yang tercinta. Ia tidak mau menikah lagi, karena ia masih tetap mengharapkan, bahwa pada suatu saat ayah dari putrinya akan datang balik kembali kepadanya, di samping itu ia tidak mau memberikan ayah tiri kepada putrinya.

Sejak ia melahirkan putrinya ia menjadi seorang vegetarian, karena ia tidak mau membeli daging, itu terlalu mahal baginya, uang untuk daging yang seyogianya ia bisa beli, ia sisihkan untuk putrinya.

Untuk dirinya sendiri ia tidak pernah mau membeli pakaian baru, ia selalu menerima dan memakai pakaian bekas pemberian orang, tetapi untuk putrinya yang tercinta, hanya yang terbaik dan terbagus ia berikan, mulai dari pakaian sampai dengan makanan.

Pada suatu saat ia jatuh sakit, demam panas. cuaca di luaran sangat dingin sekali, karena pada saat itu lagi musim dingin menjelang hari Natal. Ia telah menjanjikan untuk memberikan sepeda sebagai hadiah Natal untuk putrinya, tetapi ternyata uang yang telah dikumpulkannya belum mencukupinya.

Ia tidak ingin mengecewakan putrinya, maka dari itu walaupun cuaca di luaran dingin sekali, bahkan dalam keadaan sakit dan lemah, ia tetap memaksakan diri untuk keluar rumah dan bekerja. Sejak saat tersebut ia terkena penyakit rheumatik, sehingga sering sekali badannya terasa sangat nyeri sekali.

Ia ingin memanjakan putrinya dan memberikan hanya yang terbaik bagi putrinya walaupun untuk ini ia harus berkorban, jadi dalam keadaan sakit ataupun tidak sakit ia tetap bekerja, selama hidupnya ia tidak pernah absen bekerja demi putrinya yang tercinta.

Karena perjuangan dan pengorbanannya akhirnya putrinya bisa melanjutkan studinya di luar kota. Di sana putrinya jatuh cinta kepada seorang pemuda anak dari seorang konglomerat terkenal. Putrinya tidak pernah mau mengakui bahwa ia masih mempunyai orang tua.

Ia merasa malu bahwa ia ditinggal minggat oleh ayah kandungnya dan ia merasa malu mempunyai seorang ibu yang bekerja hanya sebagai pembantu pencuci piring di restaurant. Oleh sebab itulah ia mengaku kepada calon suaminya bahwa kedua orang tuanya telah meninggal dunia.

Pada saat putrinya menikah, ibunya hanya bisa melihat dari kejauhan dan itupun hanya pada saat upacara pernikahan di gereja saja. Ia tidak diundang, bahkan kehadirannya pun tidaklah di inginkan. Ia duduk di sudut kursi paling belakang di gereja, sambil mendoakan agar Tuhan selalu melindungi dan memberkati putrinya yang tercinta.

Sejak saat itu bertahun-tahun ia tidak mendengar kabar dari putrinya, karena ia di larang dan tidak boleh menghubungi putrinya.

Pada suatu hari ia membaca di koran bahwa putrinya telah melahirkan seorang putera, ia merasa bahagia sekali mendengar berita bahwa ia sekarang telah mempunyai seorang cucu. Ia sangat mendambakan sekali untuk bisa memeluk dan menggendong cucunya, tetapi ini tidak mungkin terjadi, sebab ia tidak boleh menginjak rumah putrinya.

Untuk ini ia berdoa setiap hari kepada Tuhan, agar ia bisa mendapatkan kesempatan untuk melihat dan bertemu dengan anak dan cucunya, karena keinginannya sedemikian besarnya untuk bisa melihat putri dan cucunya, ia melamar dengan menggunakan nama palsu untuk menjadi pembantu di rumah keluarga putrinya.

Ia merasa bahagia sekali, karena lamarannya diterima dan diperbolehkan bekerja disana. Di rumah putrinya ia bisa dan boleh menggendong cucunya, tetapi bukan sebagai nenek dari cucunya melainkan hanya sebagai pembantu dari keluarga tersebut. Ia merasa berterima kasih sekali kepada Tuhan, bahwa permohonannya telah dikabulkan.

Di rumah putrinya, ia tidak pernah mendapatkan perlakuan khusus, bahkan binatang peliharaan mereka jauh lebih di kasihi oleh putrinya daripada dirinya sendiri. Di samping itu sering sekali di bentak dan dimaki oleh putri dari anak darah dagingnya sendiri, kalau hal ini terjadi ia hanya bisa berdoa sambil menangis di dalam kamarnya yang kecil di belakang dapur.

Ia berdoa agar Tuhan mau mengampuni kesalahan putrinya, ia berdoa agar hukuman tidak di limpahkan kepada putrinya, ia berdoa agar hukuman itu dilimpahkan saja kepada dirinya, karena ia sangat menyayangi putrinya.

Setelah bekerja bertahun-tahun sebagai pembantu tanpa ada orang yang mengetahui siapa dirinya di rumah tersebut, akhirnya ia menderita sakit dan tidak bisa bekerja lagi. Mantunya merasa berhutang budi kepada pelayan tuanya yang setia ini sehingga ia memberikan kesempatan untuk menjalankan sisa hidupnya di rumah jompo.

Puluhan tahun ia tidak bisa dan tidak boleh bertemu lagi dengan putri kesayangannya. Uang pensiun yang ia dapatkan selalu ia sisihkan dan tabung untuk putrinya, dengan pemikiran siapa tahu pada suatu saat nanti ia akan membutuhkan bantuannya.

Pada tahun lampau beberapa hari sebelum hari Natal, ia jatuh sakit lagi, tetapi ini kali ia merasakan bahwa saatnya sudah tidak lama lagi. Ia merasakan bahwa ajalnya sudah mendekat.

Hanya satu keinginan yang ia dambakan sebelum ia meninggal dunia, yaitu untuk bisa bertemu dan boleh melihat putrinya sekali lagi. Di samping itu ia ingin memberikan seluruh uang simpanan yang ia telah kumpulkan selama hidupnya, sebagai hadiah terakhir untuk putrinya.

Suhu di luaran telah mencapai 17 derajat di bawah nol dan saluju pun turun dengan lebatnya, jangankan manusia anjing pun pada saat ini tidak mau keluar rumah lagi, karena di luaran sangat dingin, tetapi nenek tua ini tetap memaksakan diri untuk pergi ke rumah putrinya. Ia ingin betemu dengan putrinya sekali lagi yang terakhir kali.

Dengan tubuh menggigil karena kedinginan, ia menunggu datangnya bus berjam-jam di luaran. Ia harus dua kali ganti bus, karena jarak rumah jompo tempat di mana ia tinggal letaknya jauh dari rumah putrinya. Satu perjalanan yang jauh dan tidak mudah bagi seorang nenek tua yang berada dalam keadaan sakit.

Setiba di rumah putrinya dalam keadaan lelah dan kedinginan ia mengetuk rumah putrinya dan ternyata putrinya sendiri yang membukakan pintu rumah gedung di mana putrinya tinggal. Apakah ucapan selamat datang yang diucapkan putrinya ? Apakah rasa bahagia bertemu kembali dengan ibunya? Tidak! Bahkan ia di tegur: "Kamu sudah bekerja di rumah kami selama puluhan tahun sebagai pembantu, apakah kamu tidak tahu bahwa untuk pembantu ada pintu khusus, yaitu pintu di belakang rumah!"

"Nak, Ibu datang bukannya untuk bertamu melainkan hanya ingin memberikan hadiah Natal untukmu. Ibu ingin melihat kamu sekali lagi, mungkin yang terakhir kalinya, bolehkah saya masuk sebentar saja, karena di luaran dingin sekali dan sedang turun salju. Ibu sudah tidak kuat lagi nak!" kata wanita tua itu.

"Maaf saya tidak ada waktu, di samping itu sebentar lagi kami akan menerima tamu seorang pejabat tinggi, lain kali saja. Dan kalau lain kali mau datang telepon dahulu, jangan sembarangan datang begitu saja!" ucapan putrinya dengan nada kesal. Setelah itu pintu ditutup dengan keras. Ia mengusir ibu kandungnya sendiri, seperti juga mengusir seorang pengemis.

Tidak ada rasa kasih, jangankan kasih, belaskasihan pun tidak ada. Setelah beberapa saat kemudian bel rumah berbunyi lagi, ternyata ada orang mau pinjam telepon di rumah putrinya "Maaf Bu, mengganggu, bolehkah kami pinjam teleponnya sebentar untuk menelpon ke kantor polisi, sebab di halte bus di depan ada seorang nenek meninggal dunia, rupanya ia mati kedinginan!"

Wanita tua ini mati bukan hanya kedinginan jasmaniahnya saja, tetapi juga perasaannya. Ia sangat mendambakan sekali kehangatan dari kasih sayang putrinya yang tercinta yang tidak pernah ia dapatkan selama hidupnya.
Seorang Ibu melahirkan dan membesarkan anaknya dengan penuh kasih sayang tanpa mengharapkan pamrih apapun juga. Seorang Ibu bisa dan mampu memberikan waktunya 24 jam sehari bagi anak-anaknya, tidak ada perkataan siang maupun malam, tidak ada perkataan lelah ataupun tidak mungkin dan ini 365 hari dalam setahun.

Seorang Ibu mendoakan dan mengingat anaknya tiap hari bahkan tiap menit dan ini sepanjang masa. Bukan hanya setahun sekali saja pada hari-hari tertentu. Kenapa kita baru bisa dan mau memberikan bunga maupun hadiah kepada Ibu kita hanya pada waktu hari Ibu saja "Mother's Day" sedangkan di hari-hari lainnya tidak pernah mengingatnya, boro-boro memberikan hadiah, bahkan untuk menelponnya saja kita tidak punya waktu.
Kita akan bisa lebih membahagiakan Ibu kita apabila kita mau memberikan sedikit waktu kita untuknya, waktu nilainya ada jauh lebih besar daripada bunga maupun hadiah.

Renungan :

Kapan kita terakhir kali menelpon Ibu?

Kapan kita terakhir mengundang Ibu?

Kapan terakhir kali kita mengajak Ibu jalan-jalan? Dan kapan terakhir kali kita memberikan kecupan manis dengan ucapan terima kasih kepada Ibu kita?

Dan kapankah kita terakhir kali berdoa untuk Ibu kita?
Berikanlah kasih sayang kita, selama Ibu masih hidup. percuma saja kita memberikan bunga maupun tangisan apabila Ibu telah tiada, karena Ibu tidak akan bisa untuk melihatnya lagi.


Selamat Hari Ibu 22 Desember 2010

13 Okt 2010

Wanita-Wanita Yang Memiliki 2 Vagina

Pernahkah anda membayangkan kalau istri anda mempunyai 2 vagina dan dua-duanya bisa dipakai sehingga anda punya pilihan dalam berhubungan? Ini bukan lah hanya sekedar khayalan tetapi benaran bisa terjadi di hidup anda.

Kasus wanita dengan dua Ms.V pernah menghebohkan Amerika sehingga show terkenal Amerika, Tyra Banks Show, pernah mengangkat kasus ini ke dalam talk show nya. Foto dibawah ini adalah 5 wanita lain  yang mempunyai dua Ms.V yang pernah tampil dalam show Tyra Banks (model terkenal di Amerika).

Cewek yang berbaju kuning menceritakan bahwa dia biasanya melakukan hubungan dengan Ms V sebelah kanan dan adalah favorit nya tetapi sebenarnya dua-duanya bisa digunakan.

Sedangkan cewek yang berbaju terong menyatakan bahwa suami nya kaget dan bersorak ketika mengetahui bahwa dia mempunya dua Ms.V dan suami nya senang bahwa dia punya pilihan.


Cewek lain adalah Brit Lauren Williams, seorang cewek yang mempunyai dua Ms. V. Awalnya, Lauren mendapatkan menstruasi yang tidak berhenti-henti selama 21 hari yang membuatnya pergi ke dokter untuk pemeriksaan. Disanalah dia diberitahu bahwa dia mempunyai dua Ms.V. Lauren mempunyai 2 vagina, 2 tempat kandungan, dan 2 serviks..wow...ajaib ya. Lauren mengaku sangat kaget dengan hasil temuan dokter tersebut karena selama ini dia tidak pernah ada yang memberi tahu dia baik sang dokter yg sebelumnya dikunjungi ataupun pacar dia sebelumnya (wow). Lauren kemudian menjalani operasi untuk membuang pembatas vagina nya tersebut sehingga sekarang dia mempunyai satu Ms. V yang besar. 

Klik link ini untuk melihat interview mereka ( YouTube Video )

20 Sep 2010

Cinta Kasih Butuh Pengorbanan

Namanya BAI FANG LI. Pekerjaannya adalah seorang tukang becak. Seluruh hidupnya dihabiskankan di atas sadel becaknya, mengayuh dan mengayuh untuk memberi jasanya kepada orang yang naik becaknya. Mengantarkan kemana saja pelanggannya menginginkannya, dengan imbalan uang sekedarnya.

Tubuhnya tidaklah perkasa. Perawakannya malah tergolong kecil untuk ukuran becaknya atau orang-orang yang menggunakan jasanya. Tetapi semangatnya luar biasa untuk bekerja. Mulai jam enam pagi setelah melakukan rutinitasnya, dia melalang dijalanan, di atas becaknya untuk mengantar para pelanggannya. Dan ia akan mengakhiri kerja kerasnya setelah jam delapan malam. Para pelanggannya sangat menyukai Bai Fang Li, karena ia pribadi yang ramah dan senyum tak pernah lekang dari wajahnya. Dan ia tak pernah mematok berapa orang harus membayar jasanya. Namun karena kebaikan hatinya itu, banyak orang yang menggunakan jasanya membayar lebih. Mungkin karena tidak tega, melihat bagaimana tubuh yang kecil malah tergolong ringkih itu dengan nafas yang ngos-ngosan (apalagi kalau jalanan mulai menanjak) dan keringat bercucuran berusaha mengayuh becak tuanya.

Bai Fang Li tinggal disebuah gubuk reot yang nyaris sudah mau rubuh, di daerah yang tergolong kumuh, bersama dengan banyak tukang becak, para penjual asongan dan pemulung lainnya. Gubuk itupun bukan miliknya, karena ia menyewanya secara harian. Perlengkapan di gubuk itu sangat sederhana. Hanya ada sebuah tikar tua yang telah robek-robek dipojok-pojoknya, tempat dimana ia biasa merebahkan tubuh penatnya setelah sepanjang hari mengayuh becak.


Gubuk itu hanya merupakan satu ruang kecil dimana ia biasa merebahkan tubuhnya beristirahat, di ruang itu juga ia menerima tamu yang butuh bantuannya, di ruang itu juga ada sebuah kotak dari kardus yang berisi beberapa baju tua miliknya dan sebuah selimut tipis tua yang telah bertambal-tambal. Ada sebuah piring seng yang mungkin diambilnya dari tempat sampah dimana biasa ia makan, ada sebuah tempat minum dari kaleng. Di pojok ruangan tergantung sebuah lampu templok minyak tanah, lampu yang biasa dinyalakan untuk menerangi kegelapan di gubuk tua itu bila malam telah menjelang.

Bai Fang Li tinggal sendirian digubuknya. Dan orang hanya tahu bahwa ia seorang pendatang. Tak ada yang tahu apakah ia mempunyai sanak saudara sedarah. Tapi nampaknya ia tak pernah merasa sendirian, banyak orang yang suka padanya, karena sifatnya yang murah hati dan suka menolong. Tangannya sangat ringan menolong orang yang membutuhkan bantuannya, dan itu dilakukannya dengan sukacita tanpa mengharapkan pujian atau balasan.

Dari penghasilan yang diperolehnya selama seharian mengayuh becaknya, sebenarnya ia mampu untuk mendapatkan makanan dan minuman yang layak untuk dirinya dan membeli pakaian yang cukup bagus untuk menggantikan baju tuanya yang hanya sepasang dan sepatu bututnya yang sudah tak layak dipakai karena telah robek. Namun dia tidak melakukannya, karena semua uang hasil penghasilannya disumbangkannya kepada sebuah Yayasan sederhana yang biasa mengurusi dan menyantuni sekitar 300 anak-anak yatim piatu miskin di Tianjin. Yayasan yang juga mendidik anak-anak yatim piatu melalui sekolah yang ada.


Hatinya sangat tersentuh ketika suatu ketika ia baru beristirahat setelah mengantar seorang pelanggannya. Ia menyaksikan seorang anak lelaki kurus berusia sekitar 6 tahun yang yang tengah menawarkan jasa untuk mengangkat barang seorang ibu yang baru berbelanja. Tubuh kecil itu nampak sempoyongan mengendong beban berat dipundaknya, namun terus dengan semangat melakukan tugasnya. Dan dengan kegembiraan yang sangat jelas terpancar di mukanya, ia menyambut upah beberapa uang recehan yang diberikan oleh ibu itu, dan dengan wajah menengadah ke langit bocah itu berguman, mungkin ia bersyukur untuk rezeki yang diperolehnya hari itu.

Beberapa kali ia perhatikan anak lelaki kecil itu menolong ibu-ibu yang berbelanja, dan menerima upah uang recehan. Kemudian ia lihat anak itu beranjak ke tempat sampah, mengais-ngais sampah, dan waktu menemukan sepotong roti kecil yang kotor, ia bersihkan kotoran itu, dan memasukkan roti itu ke mulutnya, menikmatinya dengan nikmat seolah makanan yang sangat berharga.

Hati Bai Fang Li tercekat melihat itu, ia hampiri anak lelaki itu, dan berbagi makanannya dengan anak lelaki itu. Ia heran, mengapa anak itu tak membeli makanan untuk dirinya, padahal uang yang diperolehnya cukup banyak, dan tak akan habis bila hanya untuk sekedar membeli makanan sederhana.

"Uang yang saya dapat untuk makan adik-adik saya...." jawab anak itu. "Orang tuamu dimana...?" tanya Bai Fang Li. "Saya tidak tahu...., ayah ibu saya pemulung.... Tapi sejak sebulan lalu setelah mereka pergi memulung, mereka tidak pernah pulang lagi. Saya harus bekerja untuk mencari makan untuk saya dan dua adik saya yang masih kecil..." sahut anak itu.

Bai Fang Li minta anak itu mengantarnya melihat ke dua adik anak lelaki bernama Wang Ming itu. Hati Bai Fang Li semakin merintih melihat kedua adik Wang Ming, dua anak perempuan kurus berumur 5 tahun dan 4 tahun. Kedua anak perempuan itu nampak menyedihkan sekali, kurus, kotor dengan pakaian yang compang camping.

Bai Fang Li tidak menyalahkan kalau tetangga ketiga anak itu tidak terlalu perduli dengan situasi dan keadaan ketiga anak kecil yang tidak berdaya itu, karena memang mereka juga terbelit dalam kemiskinan yang sangat parah, jangankan untuk mengurus orang lain, mengurus diri mereka sendiri dan keluarga mereka saja mereka kesulitan.


Bai Fang Li kemudian membawa ke tiga anak itu ke Yayasan yang biasa menampung anak yatim piatu miskin di Tianjin. Pada pengurus yayasan itu Bai Fang Li mengatakan bahwa ia setiap hari akan mengantarkan semua penghasilannya untuk membantu anak-anak miskin itu agar mereka mendapatkan makanan dan minuman yang layak dan mendapatkan perawatan dan pendidikan yang layak.

Sejak saat itulah Bai Fang Li menghabiskan waktunya dengan mengayuh becaknya mulai jam 6 pagi sampai jam delapan malam dengan penuh semangat untuk mendapatkan uang. Dan seluruh uang penghasilannya setelah dipotong sewa gubuknya dan pembeli dua potong kue kismis untuk makan siangnya dan sepotong kecil daging dan sebutir telur untuk makan malamnya. Pakaian yang dia kenakan adalah yang diambilnya dari tempat sampah. Beberapa helai pakaian adalah suatu kemewahan. Seluruhnya sisa uangnya ia sumbangkan ke Yayasan yatim piatu itu. Untuk sahabat-sahabat kecilnya yang kekurangan.

Ia merasa sangat bahagia sekali melakukan semua itu, ditengah kesederhanaan dan keterbatasan dirinya. Merupakan kemewahan luar biasa bila ia beruntung mendapatkan pakaian rombeng yang masih cukup layak untuk dikenakan di tempat pembuangan sampah. Hanya perlu menjahit sedikit yang tergoyak dengan kain yang berbeda warna. Mhmmm... tapi masih cukup bagus... gumannya senang.

Bai Fang Li mengayuh becak tuanya selama 365 hari setahun, tanpa perduli dengan cuaca yang silih berganti, ditengah badai salju turun yang membekukan tubuhnya atau dalam panas matahari yang sangat menyengat membakar tubuh kurusnya.

Tidak apa-apa saya menderita, yang penting biarlah anak-anak yang miskin itu dapat makanan yang layak dan dapat bersekolah. Dan saya bahagia melakukan semua ini...," katanya bila orang-orang menanyakan mengapa ia mau berkorban demikian besar untuk orang lain tanpa perduli dengan dirinya sendiri.

Hari demi hari, bulan demi bulan dan tahun demi tahun, sehingga hampir 20 tahun Bai Fang Li menggenjot becaknya demi memperoleh uang untuk menambah donasinya pada yayasan yatim piatu di Tianjin itu.

Saat berusia 90 tahun, dia mengantarkan tabungan terakhirnya sebesar RMB 500 (sekitar 650 ribu rupiah) yang disimpannya dengan rapih dalam suatu kotak dan menyerahkannnya ke sekolah Yao Hua.

Bai Fang Li berkata "Saya sudah tidak dapat mengayuh becak lagi. Saya tidak dapat menyumbang lagi. Ini mungkin uang terakhir yang dapat saya sumbangkan......" katanya dengan sendu.

Semua guru di sekolah itu menangis........

Bai Fang Li wafat pada usia 93 tahun, ia meninggal dalam kemiskinan. Sekalipun begitu, dia telah menyumbangkan disepanjang hidupnya uang sebesar RMB 350.000 (kurs 1300, setara 455 juta rupiah, jika tidak salah) yang dia berikan kepada Yayasan yatim piatu dan sekolah-sekolah di Tianjin untuk menolong kurang lebih 300 anak-anak miskin.

Foto terakhir yang orang punya mengenai dirinya adalah sebuah foto dirinya yang bertuliskan "Sebuah Cinta yang istimewa untuk seseorang yang luar biasa".

PESAN MORAL :

Ketika hidup seseorang dalam penderitaan, ia hendaknya selalu berusaha menambah kebajikan agar ia mendapatkan kebahagiaan dalam kehidupan ini maupun dalam kehidupan mendatang.

Bila seseorang sedang hidup berbahagia, ia hendaknya justru selalu berusaha menambah kebajikan dengan badan, ucapan dan pikiran agar kebahagiaan yang ia rasakan dapat bertahan lama selama hidup ini maupun selanjutnya.

Pada intinya, dalam menjalani suka maupun duka kehidupan, SETIAP SAAT HARUSLAH seseorang selalu memperbanyak kebajikan dengan badan, ucapan dan pikiran. Dengan demikian, kebahagiaan dapat ia wujudkan dalam kehidupan ini maupun selanjutnya.

19 Sep 2010

Liu Wei, Pianis Tanpa Lengan + Video

Kehilangan anggota tubuh bukan halangan bagi Liu Wei. Pria asal China berusia 23 tahun ini menunjukkan bakat luar biasanya bermain piano, dengan jari-jari kakinya.

Dua lengannya diamputasi karena sebuah kecelakaan saat ia kecil. Saat berusia 10 tahun, dia tersengat listrik saat bermain petak umpet.

Duduk dengan tenang di depan piano, ia melapisi kaki kirinya dengan kaus kaki. Sebelum menekan tuts piano.

Liu menjadi pusat perhatian awal Agustus 2010 ini, saat ia bermain dalam ajang adu bakat, 'China's Got Talent' -- versi China dari acara sejenis yang melejitkan penyanyi paro baya, Susan Boyle ke puncak ketenaran.

Sejak kehilangan kaki, Liu melatih kakinya untuk menggantikan kerja tangan. "Apapun yang bisa dilakukan orang dengan tangannya, aku bisa melakukannya dengan kakiku," kata Liu, seperti dimuat situs berita, CBSnews.com.

Ajang 'China's Got Talent' yang juga menampilkan penari modern yang kehilangan anggota tubuhnya, menjadi hits sejak diluncurkan Juli 2010 lalu -- meski ada spekulasi yang beredar soal keaslian asal usul peserta.

Progam yang ditayangkan Dragon TV ini berhasil membangkitkan harapan dan semangat para penyandang cacat yang selama ini dianggap tidak beruntung di China.

Dalam penampilan perdananya, Liu memukau penonton dengan membawakan  "Mariage D'amour" karya Richard Clayderman. Tak sedikit yang meneteskan air mata haru menyaksikan penampilan spektakulernya.

Dalam sesi wawancara dengan Associated Press (AP) di Shanghai, ia sepotong lagu karyanya.

Permainannya luar biasa, tanpa cacat. Bagi Liu kebutuhannya akan musik, seperti manusia membutuhkan oksigen.

Meski pemerintah berupaya memperbaiki kondisi penyandang cacat di China, masih tetap ada juga yang terpaksa mengemis di jalanan.

Bagaimanapun, Liu mengaku beruntung. "Saya memiliki makanan untuk dimakan dan pakaian untuk dikenakan. Banyak orang yang peduli tentang aku."

Tak ada alasan baginya untuk tidak bersyukur. "Ada banyak orang tidak cukup  makan, aku jauh lebih beruntung dari mereka."

Ganlu Ming, seorang penulis dan kritikus seni di Shanghai, mengatakan bahwa, apa pun motif komersial di balik "China's Got Talent," acara ini meningkatkan kesadaran orang dalam cara yang positif.

"Kenyataannya adalah bahwa orang-orang tersentuh permainan yang luar biasa, terlepas dari apakah mereka cacat atau miskin," katanya.

Bagi Liu dan beberapa peserta lainnya, perjuangan mereka dalam hidup lebih berat dari orang normal.
Namun, mereka menunjukkan, apapun rintangan dan hambatan, bakat dan kemampuan bisa diperoleh melalui kerja keras.

Video :

5 Sep 2010

Sejarah Unik Tapi Berguna Bagi Dunia

1. Ambulance
Bermula dari abad ke- 11 ketika seorang bangsawan bergelar Knights of St. Jhon bertindak sebagai paramedis gawat darurat selama perang salib. Keahliannya di peroleh dari Yunani dan Arab. Ketika perang, Jhon dan temannya berusaha menyelamatkan nyawa para korban dengan cara membawa mereka satu per satu dengan tandu sederhana. Selama perang Jhon berusaha pula menularkan semangat kemanusiaannya tersebut kepada perajurit yang terluka yang kondisinya sudah membaik. Tandu demi tandu bolak balik melintasi medan perang demi menyelamatkan nyawa manusia. Inilah konsep layanan ambulance pertama didunia.
2. BRA
Sebelom munculnya BH, perempuan lebih dulu mengenal korset. Korset ditemukan oleh Catherine de Medici, isteri Raja Henri II pada abad pertengahan 15 Catherine membuat pertaturan khusus bagi penampilan para bangsawan dan penghuni istana, yaitu mereka dilarang gemuk., sebaliknya harus berlekuk dalam alias ramping. Sejak saat itu Catherine pun mulai menganjurkan pemakaian korset bagi para perempuan di kerajaannya. Anehnya semua perempuan mengabaikan rasa sakit untuk menjadi lebih ramping menggunakan korset.

Penemu BH
Mary Phelps Jacob penyelamat kaum hawa dari siksaan korset. Dialah yg menemukan BH pertama kali pada tahun 1913 tanpa sengaja, Ketika itu, perempuan ini berencana menghadiri sebuah pesta yang mewajibkannya berpenampilan resmi, tetapi penampilan korset justru memperjelek dirinya, lalu ia memiliki ide , saputangan sutranya dan beberapa pita. Tanpa sadar Mary menemukan BH yang pertama. Kata bra berasal dari bahasa prancis kuno yang artinya lengan atas.
Ida Rosanthal ( orang yang mengembangkan ) membuat bra berbentuk mangkuk yang berbeda-beda berdasarkan ukuran payudara. BH masuk ke indonesia awal mulanya dari perempuan bangsa Belanda. Bra dipakai pertama kali sebagai daleman kebaya. Kata BH singkatan dari Breast Holder yg artinya pemegang payudara.

Foto BH pertama

Foto-foto BH zaman modern ( funny )







3. Sikat Gigi dan Odol

Alat pembersih berbulu ini diciptakan pertama kali pada zaman Cina kuno. Mereka menggunakan bulu hewan, yaitu bulu leher babi yang hidup pada musim dingin. Di Arab, penduduknya lebih suka memakai siwak yang terbuat dari ranting/akar pohon. Sementara di Indonesia, sabut kelapa menjadi alat pembersih gigi karena mudah di dapat.
Dibenua Eropa, sikat gigi diperkenalkan pertama kali oleh William Addis, seorang napi asal Inggris. Ketika itu, ia mengisi waktu luangnya di penjara dengan memanfaatkan barang bekas yang ada di sekitarnya. Salah satunya ia mencoba dengan tulang sisa makanan para napi. Dengan menggunakan bulu sikat rambut milik sipir penjara, dia yang menciptakan sikat gigi modern. Pada tahun 1780 dengan jenis gagang yang lebih bagus ia memasarkan sikat gigi secara massal.

Penduduk Cina kuno menemukan sikat gigi, mereka mulai mencari cara agar hal tersebut lebih mudah dan nyaman, saat inilah muncul pasta gigi sekitar 500 SM. Tak hanya di China, di India juga menemukan odol.

4. Plester
Earle Dickson adalah seorang pegawai di perusahaan Johnson & Johnson. Ia bertugas membeli kapas bagi perusahaan. Saat itu tahun 1921, Earle sering mencuri waktu di kantor untuk mengutak-atik beberapa benda yang di temukan nya demi menciptakan alat pelindung luka yang diinginkannya. Pada suatu hari, setelah banyak percobaan yang gagal, Earle bergerak untuk meletakkan sepotong kecil kain kassa di tengah-tengah pita perekat , selanjutnya, ia melumuri cairan pensteril pada permukaan kain kasa. Tanpa sengaja, Bos Earle yg bernama James Johnson melihat penemuan anak buahnya itu. Ia langsung merasa tertarik dan menawarkan sebuah kerja sama. Tak lama, temuan Earle mulai di produksi massal oleh Johnson & Johnson dengan nama Band Aid. Adapun si penemu sendiri diangkat menjadi Wapres perusahaan tersebut.

5. Popok
Ditemukan pertama kali oleh Marion O'Brien, seorang lulusan sastra tahun 1939 di Rosemont College. Namun ketika James Donovan menikahinya mereka dikaruniai anak perempuan bernama Sharon, Marion mulai resah . Ia menyadari betapa repotnya mencuci popok. Lalu dia membuat popok plastik yang bernama boater. Popok boater terbuat dari tirai plastik kamar mandi. Untuk sementara, Marion kembali menemukan sejumlah ide baru. Ia menggunakan bahan serap sekali pakai, yang di padu dengan design popok boater-nya. Dan hasilnya, Marion menciptakan popok sekali-pakai pertama yang jauh lebih nyaman dari sebelummnya. Ia menggunakan kain nilon parasut dan memasang kancing jepret.

6. Traffic Light
Lampu merah atau traffic light pertama kali di pasang di persimpangan George dan Bridge Streets, London, England, pada tahun 1868. Rambu ini adalah ciptaan JP Knight. Memasuki abad berikutnya abad ke-19, kemajuan pengetahuan dan teknologi memunculkan sejumlah lampu lalu lintas yang lebih modern sebelumnya.
 
Salah satu hasil inovasi lampu lalu lintas diciptakan oleh Earnest Srrine asal Chicago, pada tahun 1910. Inilah lampu merah otomatis pertama di awal abad ke-19. Karya Earnest ini dilengkapi kata stop (berhenti) dan proceed (lanjutkan), sayangnya kata-kata tersebut tidak glow in the dark alias menyala.
 
Seorang asal Utah juga pernah menemukan lampu merah listrik pada tahun 1912. Sayangnya sang pencipta tidak mematenkannya. Setahun kemudian, sebuah lampu lalu lintas manual buatan James Hoge dipasang di Cleveland, Ohio. Tapi, pada tahun berikutnya ketika sebuah perusahaan listrik telah berdiri di tempat itu, lampu lalu lintas tersebut diubah oleh penciptanya. Hoge memberikan listrik untuk menerangi kata Stop dan move.
 
Pada tahun 1917, William Ghiglieri asal San Francisco, California, menciptakan lampu lalu lintas otomatis pertama yang di lengkapi dengan sinyal merah dan hijau. 4 Tahun berikutnya seorang anggota kepolisian Detroit berhasil membuat lampu lalu lintas 4 arah, lampu lalu lintas ini yang pertama memakai sinyal berwarna kuning, selain hijau dan merah, seperti yang di kenal hingga sekarang.

7. Hollywood
Semua daerah Hollywood milik keluarga Wilcox yang dibeli pada tahun 1887. Di atas tanah yang sangat luas ini, keluarga Wilcox berencana membuat sebuah perkampungan idaman pada masa itu yang bebas dari kejahatan dan alcohol. Seiring waktu, satu persatu keluarga berdatangan dan menghuni tanah ini, hingga membentuk perkampungan kecil. Nama Hollywood berasal dari istrinya yang melihat karavan gypsi. Pada tahun 1920-an seorang pengusaha perumahan melihat sebuah kesempatan dari wiliyah perbukitan yg ada di LA ini. Dia adalah M.H. Sherman. Ia seolah bisa memprediksi kalau wilayah tersebut mempunyai prospek yang bagus di masa depan kelak. Ia pun membeli tanah di daerah itu dan mulai membangun perumahan kecil. Untuk mempromosikan usahanya, Ia berniat memasang papan iklan yang lain daripada yang lain. Tentu saja, ini demi menarik minat pembeli. M.H. Sherman ingin mengeruk untung yang banyak dari bisnis perumahannya, tapi umur perusahan developper Sherman ternyata tidak sepanjang harapan pemiliknya.

Pertemuan Anak Dengan Ayahnya Setelah Berpisah 41 Tahun Di Detik-Detik Kematian

Pertemuan Ajaib yang terjadi tanpa disengaja sebagai perawat masuk ke kamar pasien yang sedang sekarat dan malah menemukan ternyata dia ayahnya yang telah lama hilang. Dia menghilang dari hidupnya 41 tahun lalu, ketika dia masih berumur beberapa bulan.

Tapi ketika perawat Wanda Rodriguez masuk ke kamar pasien kanker pekan lalu dan melihat wajahnya, dia tahu. Dalam perputaran nasib yang mengherankan, ayah wanita itu, Victor Peraza, sedang melihat ke arahnya. “Dia melihat langsung ke arahku dan aku menyadari: Dia tampak seperti saya dan saya menyukainya,” katanya kepada media Amerika.

Ms Rodriguez, seorang asisten perawat kepala di Rumah Sakit Kalvari, berkonsultasi dengan dokter atas pengakuan seorang pasien kanker terminal baru. Lalu ia mendengar nama pasien dan dia membeku. “Saya berkata kepada diri sendiri,” Ya Tuhan! “,” Katanya kepada New York Post.

Itu nama ayahnya – tapi bisakah dia?. Ibunya selalu mengatakan dia mirip ayahnya. Jadi Ms Rodriguez mengambil kesempatan. “Aku perlu pergi ke kamarnya. Aku harus melihat dia, “katanya.
“Aku benar-benar gemetar. Aku berkata, “Hai, bagaimana Anda Apakah Anda nyaman??” Kemudian, dia mengatakan kepada wartawan Amerika, ia bertanya apakah dia punya anak. “Ya, aku lakukan, tetapi anak-anak saya sudah besar,” jawabnya. “Saya memiliki putri Gina yang lebih tua dan seorang putri Wanda lebih muda.”

Ms Rodriguez meletakkan kepalanya di tangannya dan mulai menangis. Dia bergegas keluar dari ruangan. “Saya pikir saya akan pingsan,” katanya. Tapi, berjuang untuk mengontrol dirinya, ia berjalan kembali dan berkata kepada ayahnya bahwa dia adalah putrinya. “Aku tahu, ‘Bapak Peraza menjawab.

'He keeps begging me for forgiveness and says, "I wasn't a good father"... I tell him, the past is in the past. You can't change the past. I love you.'


Ms Rodriguez ibunya menikahi Bapak Peraza ketika mereka kekasih sekolah tinggi di wilayah New York Bronx. Dia tidak tahu bahwa dia masih di kota dan pindah ke Queens sebagai karyawan bank. Dia membenarkan apa yang baik ayah dan anak sudah percaya.


Para pejabat rumah sakit mengatakan pasangan itu telah sangat beruntung. Ada tujuh unit lainnya di Kavaleri, dan Bapak Peraza telah mengaku salah satu dari mereka, mereka tidak akan pernah bertemu. Sekarang Bapak Peraza telah menemui tiga dari lima cucunya dan telah bersatu kembali dengan ibunya.

Meskipun ia harus dialihkan ke unit lain karena konflik keluarga, Ibu Rodriguez masih menjenguk dia sebelum dan sesudah shift nya. Dia sering duduk dengan dia bahkan jika ia sedang tidur. “Dia terus memohon saya untuk pengampunan dan berkata,” Aku bukan ayah yang baik, ” katanya kepada wartawan.

“Aku katakan padanya, masa lalu adalah di masa lalu. Anda tidak dapat mengubah masa lalu. Aku mencintaimu.” Ayahnya meninggal – tetapi dia berharap dia akan mencapai ulang tahun 61 minggu depan. “Dia damai,” katanya. “Dia berkata,” Wanda, aku telah bertemu denganmu Aku baik-baik.. Aku sudah siap untuk mati.”

sumber : http://www.dailymail.co.uk/news/worldnews/article-1308907/Miracle-meeting-nurse-walks-dying-patients-room–discovers-long-lost-father.html

27 Agu 2010

10 Bocah Super Ajaib di Dunia

1. Kim Ung-Yong : Manusia Ber-IQ Tertinggi di Dunia



Lahir pada tahun 1962, Anak dari Korea ini dinobatkan sebagai manusia jenius di seluruh dunia. Bayangkan Pada unur 4 tahun, dia sudah bisa membaca hurufJepang, Korea ,Jerman,Inggris. Pada umur 5 tahun ia mampu memacahkan masalah pada soal kalkulus. ia mencatatkan dirinya pada Guinness Book of World Records dengan "Highest IQ" 210.


2. Gregory Smith : Mendapatkan Penghargaan Nobel Pada Usia 12



Lahir pada tahun 1990, Gregory Smith mencatatkan namanya pada nobel perdamaian. berkat usahanya dalam mendirikan International Youth Advocates. Perkumpulan Orang muda seluruh dunia.

3. Akrit Jaswal : Dokter Bedah usia 7 tahun




Julukan "anak terpandai di dunia" telah melekat pada Akrit Jaswal, seoarang anak dari India . Ia mengejutkan Publik, ketika pada umur 7 tahun melakukan pembedahan pada seorang gadis lokal di tempatnya. gadis itu menderita luka bakar di tangannya, hingga tangannya tidak dapat dibuka, dan jaswalpun melakukan pembedahan hingga jemari gadis itu bisa terbuka seperti sedia kala. 
Saat ini, ia tercatat sebagai dokter paling muda di dunia, ia diterima di Universitas pada usia 11 tahun.



4. Cleopatra Stratan : Bocah Penyanyi Berusia 3 Tahun dengan Gaji 1000€ per lagu


Lahir Pada 6 Oktober 2002 di Chisinau. ia adalah pencatat sejarah di Industri musik sebagai seorang penyanyi. Dengan albumnya tahun 2006 La vârsta de trei ani ("pada usia 3"). Dia mencatat record seorang artis cilik yang tampil diatas panggung dengan ribuan penggemarnya. Dia juga menerima penghargaan MTV Award dalam Artis termuda yang mencetak #1 Hit.

5. Aelita Andre : Pelukis di usia 2 tahun


Anak kelahiran Australia ini, baru berumur dua tahun sudah menunjukkan kualitasnya sebagai jenius, ia memiliki sebuah gedung pertunjukkan untuk karya-karya abstraknya. Pada mulanya Mark Jamieson, direktur dari Brunswick Street Gallery di Melbourne's Fitzroy. Tertarik melihat sebuah poto lukisan dari Aelita Andre, dan dia menginginkannya bergabung dalam grupnya karena bakat lukisannya itu. Ketika undangan telah dibuat, ia baru saja menyadari bahwa Aelita adalah anak yang masih berumur 22 bulan. Namun ia tetap melanjutkan pertunjukannya itu.

6. Saul Aaron Kripke : Mengajar Havard saat Masih Duduk di Bangku SMA


Lahir di New York dan tumbuh dewasa di Omaha di 1940. Jenius satu ini, saat kelas empat ia menguasai aljabar, saat akhir SD ia sudah bisa geometri, kalkulus dan filsafat. Saat SMU ia memperoleh surat dari Harvard agar melamar sebagai dosen, namun ibunya menyuruhnya untuk menamatkan sekolahnya dahulu. Kripke dihadiahi Schock Prize, Nobel Filosofi. Sekarang, ia dinobatkan sebagai ahli filsafat terbesar dalam sejarah.

7. Michael Kevin Keaulus kuliah pada umur 10 tahun


Kaerny, lahir tahun 1984, ia menyelesaikan kuliah pada umur 10 tahun dan tercatat sebagai sarjana termuda. Ia mengajar universitas pada usia 17 tahun. Namanya semakin mencuat kala dia memenangkan sebuah kuis online. Pada 2006, dia mencapai final di tanda burnett/aol perebutanGold Rush, permainan menguji/teka-teki, dan menjadi pemenang pertama 1 juta di permainan kenyataan online.

8. Fabiano Luigi Caruana : Grandmaster pada usia 14


Seorang anak berwarga negara America dan Italia ini sungguh jenius. Pada tahun 2007 ia memperoleh Grandmasternya, 11 bulan, 20 hari. Sejarah telah mencatat namanya dalam Grandmaster termuda. P
ada bulan April 2009, ia memperoleh Elo rating 2649, dalam usianya yang dibawah 18 tahun, membuatnya sebagai pemeroleh ranking terbanyak, dan menakjubkan, hal itu dilakukannya sebelum usianya genap 18 tahun.



9. Willie Mosconi : Pemain Bilyard Professional pada usia 6


Mendapat julukan "Tuan Pocket Billiards". Dia berasal dari Philadelphia, Pennsylvania. Ayahnya seorang pemilik tempat Billyard, namun ayahnya tidak mengizinkannya main, ia sering berimprovisasi dengan gagang sapu milik ibunya. Ayahnya melihat bakat anaknya, ia sering mengalahkan orang-orang yang lebih tua darinya. Antara tahun 1941 dan 1957, dia memenangkan BCA World Championship selama 15 kali tanpa pernah kalah sekalipun.I
a memebuat berbagai macam trik, membuat banyak rekor, dan membuat billyard menjadi olahraga yang terkenal.


10. Elaina Smith : Penyiar Usia 7 tahun


Dalam usianya yang 7 tahun Elaina telah menjadi penyiar radio dengan pendengar yang melebihi umurnya. Elaina banyak memberikan solusi tentang percintaan kepada para pendengarnya. Bagaimana caranya memutuskan pacar, Bagaimana caranya untuk membina hubungan yang harmonis.